Ia menambahkan banyak warga Alahan Nan Tigo memiliki kebun di sekitar kawasan tersebut. Dengan akses yang semakin baik, kegiatan bertani maupun mengangkut hasil kebun akan menjadi lebih mudah dan efisien.
Meski panjang ruas yang dibangun hanya sekitar 1,769 kilometer, manfaat Jalan Bukit Hujan dinilai jauh melampaui ukuran fisiknya. Jalan tersebut diharapkan menjadi penghubung menuju layanan kesehatan yang lebih cepat, akses pendidikan yang semakin mudah, distribusi hasil pertanian yang lebih lancar, pertumbuhan ekonomi masyarakat, hingga meningkatnya efektivitas pelayanan pemerintah kepada warga.
Bagi masyarakat Lubuk Besar dan Alahan Nan Tigo, pembangunan Jalan Bukit Hujan bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan itu menjadi bukti bahwa harapan yang diperjuangkan selama dua puluh tahun akhirnya mulai terwujud melalui kolaborasi antara Pemkab Dharmasraya, Bupati Annisa Suci Ramadhani, PT TKA, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut. (*)