Di balik dimulainya pembangunan tersebut, terdapat proses komunikasi yang berlangsung cukup panjang antara Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dengan manajemen PT TKA. Komunikasi intensif tersebut dilakukan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan perusahaan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, menjelaskan bahwa sejak awal kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani, pemerintah daerah menyadari kemampuan fiskal Kabupaten Dharmasraya masih sangat terbatas.
Menurut Medison, penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) serta belum optimalnya sumber pendapatan daerah membuat kebutuhan pembangunan harus dijawab dengan berbagai terobosan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Karena itu, lanjut Medison, keterbatasan anggaran tidak dijadikan alasan untuk menghentikan pembangunan. Pemerintah daerah memilih mengoptimalkan berbagai potensi yang tersedia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk membangun sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Dharmasraya melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR.
Kolaborasi antara Pemkab Dharmasraya dengan PT TKA dalam pembangunan Jalan Bukit Hujan menjadi salah satu contoh nyata bahwa kerja sama pemerintah dan dunia usaha mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
General Affair PT TKA, Syaiful R., mengungkapkan pembangunan jalan tersebut merupakan hasil hubungan baik antara perusahaan dan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa Bupati Annisa Suci Ramadhani mengundang pihak perusahaan dan membangun komunikasi yang sangat intens guna memperjuangkan aspirasi masyarakat di nagari-nagari yang berada di sekitar kebun perusahaan.
"Ibu Bupati Annisa mengundang kami. Beliau menjalin komunikasi yang sangat intens dengan kami untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di nagari-nagari sekitar kebun perusahaan. Kami juga melihat pembangunan menjadi bentuk kontribusi kami kepada nagari-nagari di sekitar," ujarnya dikutip Selasa (30/6/2026).