Pembangunan Jalan Bukit Hujan Dimulai, Warga Lubuk Besar Dharmasraya Tak Lagi Terisolasi Saat Hujan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 30 Juni 2026 | 22:10 WIB



Ia menilai manfaat pembangunan jalan tidak hanya menghadirkan kenyamanan berkendara, tetapi juga membuka akses menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.





Salah satu dampak paling signifikan adalah meningkatnya akses menuju layanan kesehatan. Selama ini perjalanan menuju Puskesmas Sungai Limau harus ditempuh sekitar satu setengah jam melalui jalur alternatif. Setelah jalan selesai dibangun, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 30 menit.





Penghematan waktu hampir satu jam tersebut menjadi keuntungan besar, terutama ketika masyarakat menghadapi keadaan darurat seperti pasien yang harus segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD), ibu hamil yang akan melahirkan, korban kecelakaan, maupun pasien dengan kondisi kritis. Dalam situasi seperti itu, setiap menit perjalanan memiliki arti yang sangat penting.





Selain sektor kesehatan, pembangunan Jalan Bukit Hujan juga diharapkan membuka akses pendidikan yang lebih baik. Dengan kondisi jalan yang semakin layak, semakin banyak anak-anak dari Lubuk Besar diperkirakan dapat melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Asam Jujuhan yang berada di Alahan Nan Tigo maupun SMPN 1 Asam Jujuhan yang berlokasi di Sungai Limau. Kemudahan akses tersebut juga diyakini akan mendukung perkembangan kedua sekolah tersebut.





Dampak positif lainnya diperkirakan akan dirasakan pada sektor ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, aktivitas ekonomi semakin berkembang, serta aparatur pemerintah lebih mudah menjangkau masyarakat dalam memberikan pelayanan.





Burhanuddin juga mengingat kembali sebuah peristiwa yang menggambarkan beratnya kondisi Jalan Bukit Hujan. Saat Tim Safari Ramadan Pemkab Dharmasraya berkunjung beberapa tahun lalu, rombongan tidak dapat langsung kembali setelah kegiatan selesai karena hujan membuat jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang tidak dapat dilalui kendaraan.





Akibatnya, rombongan harus bermalam di lokasi dan baru dapat pulang keesokan harinya setelah kondisi jalan mulai mengering.





Harapan serupa turut disampaikan Wali Nagari Alahan Nan Tigo, Ismet Suhendro. Menurutnya, pembangunan Jalan Bukit Hujan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara warga Lubuk Besar dan Alahan Nan Tigo yang selama ini memiliki hubungan kekerabatan yang erat serta saling berkunjung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X