Tak Diawasi dan Tanpa Pengaman, Delapan Perlintasan Liar di Sumbar Akhirnya Ditutup

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 19 Juni 2026 | 20:56 WIB
Tim gabungan KAI Divre II Sumbar, Balai Teknik Perkeretaapian, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, TNI/Polri, railfans, dan unsur masyarakat melakukan penutupan delapan perlintasan sebidang tidak resmi pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026 di lintas Lubuk Alung-Pariaman dan Pariaman-Naras. (Dok. KAI)
Tim gabungan KAI Divre II Sumbar, Balai Teknik Perkeretaapian, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, TNI/Polri, railfans, dan unsur masyarakat melakukan penutupan delapan perlintasan sebidang tidak resmi pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026 di lintas Lubuk Alung-Pariaman dan Pariaman-Naras. (Dok. KAI)



Selain itu, rangkaian kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak ketika menghadapi hambatan di lintasan.





Karena itu, masyarakat diminta selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu yang tersedia, mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan, serta tidak membuka kembali maupun menggunakan perlintasan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan.





“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Melalui sinergi antara operator, pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat, diharapkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman dan berkelanjutan”, tutur Reza. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X