Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk rehabilitasi irigasi, tetapi juga mencakup perbaikan jalan serta sistem drainase yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Langkah cepat yang dilakukan Pemko Padang dinilai penting mengingat infrastruktur irigasi memiliki peran vital bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
Dengan dimulainya pengerjaan permanen pada Juli mendatang, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian secara normal tanpa terganggu kerusakan saluran air akibat bencana sebelumnya. (*)