Sumbardaily.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat mempercepat pemulihan infrastruktur irigasi yang rusak akibat bencana. Sebanyak 16 titik daerah irigasi terdampak bencana di berbagai wilayah Kota Padang ditargetkan mulai memasuki tahap pengerjaan permanen pada pertengahan Juli 2026 mendatang.
Langkah percepatan tersebut dilakukan setelah adanya instruksi langsung dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, agar infrastruktur yang rusak segera dipulihkan sehingga masyarakat, khususnya petani, tidak terus merasakan dampak berkepanjangan akibat bencana.
Pemulihan irigasi tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang. Pemerintah daerah menargetkan proses pembangunan permanen dapat berjalan sesuai jadwal setelah tahap perencanaan dan pengadaan selesai dilakukan.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan percepatan rehabilitasi infrastruktur irigasi menjadi bagian dari komitmen Pemko Padang dalam mengembalikan produktivitas masyarakat pascabencana.
“Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki,” ujar Malvi Hendri, dikutip Kamis (14/5/2026).
Menurut Malvi, saat ini Dinas PUPR Kota Padang masih merampungkan tahap perencanaan teknis yang ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026. Setelah itu, proses pengadaan akan segera dilakukan agar kontrak kerja bisa ditandatangani pada pekan kedua Juli.
Dengan demikian, pengerjaan fisik permanen terhadap irigasi yang rusak dapat langsung dimulai pada pertengahan Juli mendatang.