“Kami siap memfasilitasi. Silakan segera diusulkan. Ada program irigasi perpompaan, sumur air dalam dan lainnya yang telah disiapkan kementerian untuk menghadapi musim kemarau,” ujarnya.
Menurut Tedy, capaian Sumbar tidak hanya terlihat dari percepatan rehabilitasi lahan pertanian, tetapi juga keberhasilan panen dan ekspor hasil pertanian.
“Kemarin di Solok kami lihat sudah panen dan hasilnya diekspor. Jadi Sumbar bukan hanya tanam, tapi juga sudah panen. Ini yang menjadi perhatian Kementerian Pertanian,” katanya. (*)