Banjir dan Longsor Terjang Limapuluh Kota, Jalan Amblas Mirip Sinkhole Isolasi 2.000 Warga

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB
Warga dan aparat meninjau ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang amblas menyerupai sinkhole dan tertimbun material longsor akibat hujan deras, Rabu (13/5/2026) pagi. (Dok. Istimewa)
Warga dan aparat meninjau ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang amblas menyerupai sinkhole dan tertimbun material longsor akibat hujan deras, Rabu (13/5/2026) pagi. (Dok. Istimewa)



Fenomena tanah amblas menyerupai sinkhole yang muncul di ruas jalan kabupaten tersebut menjadi perhatian tersendiri karena terjadi di tengah cuaca ekstrem dan hujan deras berkepanjangan yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota dalam beberapa waktu terakhir.





Fajar Vesky menilai penanganan bencana di Limapuluh Kota tidak bisa lagi dilakukan secara parsial dan hanya bersifat reaktif ketika bencana sudah terjadi.





Pemerintah daerah didorong melakukan langkah penanganan secara menyeluruh mulai dari mitigasi, pemetaan wilayah rawan, hingga penguatan sistem penanggulangan bencana jangka panjang.





“Banyak pakar dan ahli lingkungan sudah menyebut, bahwa bencana hidrometerologi yang terjadi di Limapuluh Kota, bukan masalah lokal saja. Tapi terkait dengan ekosistem atau anomali iklim. Maka harus ada penanganan jangka panjang dan mitigasi,” ucapnya.





Ia menekankan bahwa pola cuaca ekstrem yang memicu banjir, tanah longsor, dan sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota harus menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat mitigasi bencana berbasis lingkungan.





Hingga Rabu siang, akses menuju Nagari Situjuah Ladang Laweh masih belum dapat dilalui kendaraan. Material longsor masih menutup badan jalan, sementara bagian jalan yang amblas membentuk lubang besar membuat jalur tersebut berbahaya untuk dilewati.





Kondisi tersebut menyebabkan ribuan warga masih terisolasi dan menunggu penanganan cepat dari pemerintah daerah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (adl)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X