Ekonomi Dharmasraya Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Disebut Turun

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 7 April 2026 | 09:48 WIB
Jembatan Sungai Daerah Dharmasraya (Foto: Instagram Wariski Irvan)
Jembatan Sungai Daerah Dharmasraya (Foto: Instagram Wariski Irvan)



Dari Tertinggal pada 2024, Berbalik Unggul di 2025





Pada 2024, Dharmasraya masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan. Tiga indikator utama tercatat berada di bawah rata-rata provinsi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 6,02%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi sekitar 5,62%.





Pertumbuhan ekonomi juga masih tertinggal di angka 3,86%, di bawah capaian provinsi sekitar 4,36%. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,82 juga belum mampu menyamai rata-rata provinsi yang berada di angka 76,43.





Meski demikian, terdapat indikator yang sudah lebih baik. Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 5,32%, lebih rendah dibandingkan provinsi sekitar 5,42%. Pendapatan per kapita juga sedikit lebih tinggi, yakni Rp58,71 juta dibandingkan rata-rata provinsi Rp57,05 juta.





Memasuki 2025, kondisi tersebut berubah secara signifikan. Dalam waktu satu tahun, Dharmasraya berhasil mencatatkan peningkatan yang membuatnya unggul pada lima indikator utama.





“Dalam waktu satu tahun, Dharmasraya berhasil berbalik unggul dengan lima indikator makro yang telah melampaui rata-rata provinsi,” tegas Medi.





Tingkat kemiskinan turun menjadi 4,61%, lebih rendah dibandingkan provinsi sekitar 5,31%. TPT juga menurun menjadi 5,51%, kini lebih baik dibandingkan rata-rata provinsi sekitar 5,62%.





Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebesar 3,79%, melampaui capaian provinsi di angka 3,37%. Hal ini menunjukkan akselerasi ekonomi Dharmasraya lebih cepat dibandingkan daerah lain.





Pendapatan per kapita juga mengalami peningkatan dari Rp58,7 juta menjadi Rp62,0 juta, dengan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi.
Namun demikian, masih terdapat satu indikator yang menjadi perhatian, yakni IPM.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X