Ia mengusulkan agar pemerintah daerah memasang penanda sejarah di rumah atau lokasi kelahiran tokoh-tokoh nasional asal Sumbar, seperti Sutan Sjahrir dan Abdul Muis.
Upaya tersebut dinilai dapat memperkuat identitas sejarah daerah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya di Sumbar.
Fadli Zon juga menyampaikan ketertarikannya untuk meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Pusat Kebudayaan Sumbar sebelum pembahasan lebih lanjut dilakukan di tingkat kementerian.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesiapan lahan serta konsep pembangunan yang diusulkan oleh Pemprov Sumbar, sehingga proyek pengembangan kawasan budaya tersebut dapat dibahas secara komprehensif di tingkat pemerintah pusat. (*)