Lingkungan hidup, hukum dan HAM, kriminal, konflik agraria, ekonomi, politik pemerintahan, hingga olahraga menjadi bagian dari spektrum liputannya. Meski ragam topiknya luas, terdapat satu benang merah yang kuat, yakni keberpihakan pada masyarakat.
Selama lima tahun terakhir bergabung di Harian Haluan, media legendaris di Ranah Minang, karya-karya Fauzi rutin menghiasi edisi cetak maupun platform digital. Gaya penulisannya lugas, mengalir, dan dekat dengan realitas keseharian warga.
Masuknya Fauzi ke dalam jajaran pengurus METI Sumbar dinilai sebagai langkah yang sejalan dengan rekam jejak tersebut. Jika sebelumnya ia berperan sebagai pihak yang mencatat dan melaporkan persoalan, kini ia berada di ruang yang memungkinkan ikut mengawal lahirnya solusi dan kebijakan.
Sebagai Sekretaris Jenderal METI Sumbar, Fauzi bertanggung jawab terhadap penguatan tata kelola organisasi, koordinasi lintas sektor, serta pengelolaan komunikasi publik.
Peran ini menjadi penting mengingat METI merupakan wadah kolaborasi yang menghimpun akademisi, praktisi energi, komunitas, serta pemerhati lingkungan.
Di Sumbar yang memiliki potensi besar pada energi air, panas bumi, dan surya, kehadiran METI diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap kebijakan, melainkan mitra kritis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
“Sumbar kaya sumber energi. Tantangannya ada pada tata kelola dan keberpihakan. METI ingin hadir sebagai mitra kritis, bukan penonton,” ujar Fauzi.