Namun, sebelum sempat menyampaikan maksudnya, Saudah mengaku justru menjadi sasaran kekerasan. Saat ia menyorotkan senter ke arah orang-orang yang berada di lokasi, tiba-tiba batu beterbangan ke arahnya.
“Belum sempat dilarang, saya senter, datang batu ke saya. Dilempari batu, banyak orang melempar. Dibawa saya ke sungai, dipukul. Dibuang ke semak-semak,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, Saudah sempat tidak sadarkan diri dan baru diketahui kemudian dalam kondisi terluka parah. Dugaan sementara di masyarakat menyebut pelaku berasal dari kelompok penambang ilegal yang kerap beraktivitas di sekitar sungai tersebut. (red)