Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah oleh salah seorang warga. Dalam kondisi angin kencang, api menjalar cepat, membakar rumah-rumah kayu yang berdempetan di sepanjang bantaran sungai.
Petugas pemadam kebakaran datang tak lama kemudian, namun butuh waktu berjam-jam untuk menjinakkan api yang sudah membumbung tinggi.
Banjir Bantuan dan Rasa Syukur
Sejak hari itu, bantuan berdatangan tanpa henti. Dari warga sekitar, organisasi sosial, hingga pemerintah kota. Rina, yang kini mengungsi di sekitar Masjid Darussalam, tak henti-hentinya mengucap syukur.
“Sajak kajadian tu banyak bantuan nan tibo (sejak kejadian itu, banyak bantuan yang berdatangan),” katanya, mencoba tersenyum di balik wajah lelah.
Pagi Kamis (16/10/2025), halaman masjid kembali ramai. Kali ini rombongan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Padang datang membawa bantuan.
Ketua TP-PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, bersama Ketua DWP Vanny Andree Algamar, menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan pokok kepada perwakilan warga.
“Kami datang ke sini untuk memberi bantuan dan dukungan kepada seluruh korban kebakaran,” ujar Dian.
Ia mengaku turut merasakan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa warga Pemancungan. “Kami semua tahu bahwa musibah ini tidak mudah, tapi kami yakin Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap kesulitan,” tambahnya.