opini

Normalisasi Sungai Bukan Solusi Utama: Tinjauan Pendidikan Agama Islam atas Hunian Bantaran Sungai

Selasa, 6 Januari 2026 | 19:38 WIB
Penampakan udara pasca terjangan air bah yang memutuskan jembatan gantung di kawasan Gunuang Nago, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). (Foto: Dok. Asosiasi Pilot Drone Indonesia)



Hunian permanen di bantaran sungai yang secara nyata meningkatkan risiko bencana termasuk bentuk pengabaian amanah terhadap ruang hidup bersama. Ketika manusia memaksakan kehendaknya atas alam tanpa memperhatikan batas-batasnya, maka kerusakan menjadi akibat yang tak terelakkan.





Lebih jauh, Islam juga menekankan prinsip dar’u al-mafāsid muqaddam ‘alā jalbi al-maṣāliḥ, mencegah kerusakan harus didahulukan daripada meraih kemanfaatan.





Tinggal di bantaran sungai mungkin mendatangkan manfaat ekonomi jangka pendek, namun mudaratnya jauh lebih besar, yakni hilangnya nyawa, rusaknya harta, dan trauma sosial yang berulang.





Dalam maqāṣid al-syarī‘ah, menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs) adalah tujuan utama syariat, yang tidak boleh dikalahkan oleh alasan kenyamanan atau keterpaksaan ekonomi.





Normalisasi sungai sering dipilih karena dianggap solusi cepat dan tidak menimbulkan gejolak sosial. Namun kebijakan yang benar tidak selalu yang paling mudah.





Negara memiliki kewajiban syar’i dan konstitusional untuk melindungi warganya dari bahaya. Karena itu, mensterilkan bantaran sungai dari hunian permanen adalah langkah yang lebih tepat, meskipun berat secara politik dan sosial.





Penertiban ini tentu tidak boleh dilakukan secara represif. Dalam ajaran Islam, keadilan harus berjalan seiring dengan kasih sayang. Relokasi harus disertai penyediaan hunian yang layak, aman, dan bermartabat, serta dukungan keberlanjutan ekonomi.





Di sinilah peran negara sebagai pelindung (ḥāris) dan pengelola kemaslahatan publik diuji secara nyata.

Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB