Kota Padang dikaruniai keunggulan komparatif (comparative advantage) dan keunggulan kompetitif (competitive advantage) yang sangat kuat pada tiga sektor utama:
- Potensi Kuliner ("Enak dan Enak Sekali")
Kuliner Minang di Kota Padang tidak sekadar urusan mengenyangkan perut, melainkan sebuah mahakarya gastronomi yang kaya akan rempah. Karakteristik rasa yang kuat menjadi daya tarik magis bagi lidah Wisman.
Slogan di dunia ini hanya ada dua jenis rasa masakan Padang: enak dan enak sekali mencerminkan pengakuan universal atas kualitas rasa kuliner lokal.
Penelitian ekonomi pariwisata Jurnal UMSU menegaskan bahwa keanekaragaman kuliner khas Minang di Padang menyimpan potensi sangat besar sebagai jasa penunjang utama pariwisata daerah.
- Potensi Adat dan Budaya (ABS-SBK & Matrilinial)
Padang bergerak dalam poros filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), sebuah tata nilai yang menyatukan adat istiadat dengan hukum Islam secara harmonis.
Keunikan sistem kesukuan matrilinial (garis keturunan ibu) menempatkan perempuan pada posisi yang terhormat dan terproteksi.
Bagi Wisman, perpaduan regulasi sosial berbasis adat, arsitektur Rumah Gadang, tradisi lisan, hingga seni pertunjukan lokal merupakan objek studi budaya dan wisata minat khusus (cultural tourism) yang bernilai tinggi.
- Potensi Alam yang Indah
Secara geografis, Padang adalah perpaduan utuh antara bukit, sungai, dan lautan. Keindahan garis Pantai Padang, Pantai Air Manis dengan legenda Malin Kundang, gugusan pulau eksotis di Bungus, hingga kesejukan kawasan perbukitan Sitinjau Lauik dan teluk pelabuhan Teluk Bayur menyajikan panorama alam berkelas dunia.