berita

Curhat GM Semen Padang FC Pasrah pada Allah di Tengah Tekanan dan Harapan Kembali ke Liga 1

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:09 WIB
GM Semen Padang FC Deni Sulton. (Foto: Ig Deni Sulton)




Setelah sebuah agenda selesai, terdapat jeda sebelum kegiatan berikutnya dimulai. Situasi tersebut berbeda dengan pengelolaan klub yang menuntut pekerjaan berkelanjutan sepanjang musim.





"Pernah di suatu titik gue sampai mikir, ternyata pressure di Timnas dulu belum ada apa-apanya dibanding ngurus klub seperti ini," tulisnya.





Deni menjelaskan, tekanan di klub berlangsung setiap pekan dan setiap bulan. Persoalan operasional tidak berhenti hanya karena pertandingan telah selesai. Sebaliknya, pekerjaan berikutnya sudah menunggu, mulai dari kebutuhan tim hingga urusan administrasi dan keuangan perusahaan.





Ia memperkirakan kesempatan untuk benar-benar menarik napas dari padatnya pekerjaan mungkin baru terasa ketika musim berakhir. Namun, hingga saat ini, roda operasional klub masih terus bergerak dengan cepat.





Kondisi itu membuat Deni harus berusaha menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kondisi dirinya sendiri. Ia mengaku sering berdiskusi dengan berbagai pihak untuk mencari pandangan baru atau sekadar mengurangi beban pikiran.





Di sisi lain, ia menyadari bahwa dirinya terkadang terlalu keras terhadap diri sendiri. Waktu istirahat sering kali tersisih karena pikirannya terus dipenuhi berbagai persoalan yang harus diselesaikan.





Meski demikian, Deni merasa harus menuntaskan tanggung jawab yang telah dipilihnya. Dalam situasi ketika jadwal pekerjaan begitu padat, ia berusaha menyiapkan diri untuk menghadapi persoalan berikutnya.


Halaman:

Tags

Terkini