Curhat GM Semen Padang FC Pasrah pada Allah di Tengah Tekanan dan Harapan Kembali ke Liga 1

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:09 WIB
GM Semen Padang FC  Deni Sulton. (Foto: Ig Deni Sulton)
GM Semen Padang FC Deni Sulton. (Foto: Ig Deni Sulton)



Tanggung Jawab GM Tak Hanya Mengurus Tim Senior





Deni juga meluruskan anggapan bahwa pekerjaannya hanya berkaitan dengan jabatan GM di klub sepak bola. Ia menjelaskan bahwa tanggung jawabnya berada di lingkungan PT Kabau Sirah Semen Padang yang menaungi Semen Padang FC.





Lingkup pekerjaannya mencakup berbagai aspek organisasi. Ia harus mengurus tim senior yang berlaga di Liga 2, memastikan operasional kantor di Jakarta dan Padang berjalan, mengawal kebutuhan kepanitiaan pertandingan dan homebase, hingga memperhatikan pembinaan pemain usia muda melalui EPA U-18 dan U-20.





Di luar urusan tersebut, ada pekerjaan logistik yang juga menyita banyak tenaga. Deni harus memastikan perpindahan puluhan anggota tim dari satu kota ke kota lain dapat berlangsung dengan baik, termasuk ketika jadwal keberangkatan sangat terbatas.





Perjalanan tim dari wilayah Aceh hingga Tasikmalaya menjadi salah satu gambaran kompleksitas operasional yang harus ditangani. Seluruh kebutuhan itu perlu dikoordinasikan agar aktivitas tim tetap berjalan sesuai agenda.





Deni juga berhadapan dengan urusan club licensing, restrukturisasi organisasi, serta pengawasan arus uang masuk dan keluar perusahaan. Selain itu, ia harus ikut merapikan kewajiban finansial dan utang perusahaan melalui skema penyelesaian yang terukur.





Pada aspek teknis sepak bola, ia terkadang harus kembali mempelajari aturan FIFA yang berkaitan dengan status pemain, kontrak, dan proses registrasi. Berbagai tanggung jawab tersebut berjalan beriringan dan menuntutnya tetap mampu mengambil keputusan dalam kondisi tertekan.





Kompleksitas pekerjaan itu membuat Deni menyadari masih banyak hal yang harus dipelajari, terutama dalam mengendalikan emosi dan ego. Ia mengakui terkadang memberikan reaksi secara berlebihan ketika menghadapi persoalan.





Padahal, pada awalnya ia membayangkan dapat membangun sistem kerja yang santai dan menyenangkan. Kenyataannya, pengelolaan klub justru mempertemukannya dengan intrik, benturan kepentingan, dan persoalan yang datang silih berganti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X