Kelompok Rentan Jadi Prioritas
Mahyeldi secara khusus meminta perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian pemerintah daerah. Kelompok tersebut meliputi bayi, anak-anak, ibu hamil dan lanjut usia.
Selain itu, masyarakat yang memiliki asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), penyakit jantung serta penyakit penyerta lainnya juga perlu memperoleh perhatian lebih.
“Kelompok rentan harus mendapat perhatian lebih, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki asma, PPOK, penyakit jantung dan penyakit penyerta lainnya. Perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas,” tegas Mahyeldi.
Sejalan dengan perlindungan kelompok rentan, Mahyeldi meminta sektor kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan. Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit dan laboratorium kesehatan diminta meningkatkan pemantauan kasus serta memperkuat deteksi dini.
Selain itu, tata laksana dan rujukan juga perlu ditingkatkan untuk menghadapi kemungkinan munculnya dampak kesehatan akibat penurunan kualitas udara.
Kesiapan logistik kesehatan turut menjadi perhatian. Pemerintah diminta memastikan ketersediaan berbagai kebutuhan, mulai dari masker penyaring PM2,5, obat-obatan, oksigen, nebulizer, alat kesehatan hingga bahan medis habis pakai.
Edukasi Masyarakat Diperkuat
Mahyeldi juga meminta pemerintah kabupaten dan kota mengintensifkan edukasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut mencakup pentingnya memantau ISPU serta memahami langkah yang harus dilakukan ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.