berita

Indonesia jadi Rebutan Pengaruh Dunia, Lemhanas Minta Anak Muda Pahami Geopolitik

Kamis, 3 September 2026 | 14:34 WIB
Gubernur Lemhannas Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menyampaikan materi dalam kuliah umum Lemhannas Goes to Campus di Convention Hall Universitas Andalas, Kamis (3/9/2026) pagi. (Dok. PPID Unand)



Pengembangan produk hasil penelitian itu menjadi bagian dari upaya Unand menghasilkan inovasi yang dapat memperkuat kemandirian sekaligus ketahanan kesehatan nasional.





Dengan demikian, pembahasan ketahanan nasional dalam Lemhannas Goes to Campus tidak hanya ditempatkan sebagai persoalan teori.





Mahasiswa diperlihatkan bahwa ketahanan nasional juga dapat dibangun melalui pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, pemanfaatan sumber daya lokal, hingga penguatan karakter kebangsaan.





Rangkaian kegiatan Lemhannas Goes to Campus di Unand kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon Andalas dan Tabebuya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (Unand).





Penanaman pohon itu sekaligus menjadi simbol komitmen Unand terhadap keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah aktivitas akademik kampus.





Melalui kegiatan tersebut, Unand tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pertukaran gagasan tentang ketahanan nasional.





Kampus juga mendorong mahasiswa agar mengambil peran nyata dalam menjaga kepentingan nasional, memperkuat nasionalisme, meningkatkan kompetensi, serta merespons berbagai tantangan global. (*)


Halaman:

Tags

Terkini