Atas dasar itu, generasi muda didorong untuk memperkuat pemahaman geopolitik sekaligus mempertahankan kesadaran kebangsaan.
Penguatan nasionalisme dinilai semakin penting ketika batas antarnegara dalam kehidupan global semakin kabur atau borderless.
Dalam konteks penguatan karakter, Ace Hasan menyebut nilai-nilai yang tumbuh dari kebudayaan lokal dapat menjadi modal penting bagi bangsa.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah falsafah yang hidup dalam masyarakat Sumatera Barat (Sumbar), yakni “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.
Nilai tersebut dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam membangun karakter masyarakat. Penguatan karakter kebangsaan juga perlu dilakukan melalui institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi.
Ace Hasan mendorong agar nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada pemahaman konseptual di ruang kelas. Nilai tersebut perlu diinternalisasi dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus diinternalisasi dan menjadi bagian penting dalam pendidikan, termasuk melalui pembelajaran di perguruan tinggi,” katanya.
Ketahanan Nasional