berita

Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus Bom Rakitan MAN 3 Padang, Bullying Disebut Jadi Akar Masalah

Jumat, 17 Juli 2026 | 17:04 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: DPR RI)



Menanggapi hal itu, Puan meminta berbagai pihak tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pemulihan mental anak.





"Apa yang dilakukan korban memang tidak bisa dibenarkan. Tapi seringkali persoalan psikologis membawa dampak sehingga pemulihan mental korban harus menjadi prioritas," tegasnya.





Menurut Puan, ledakan bom rakitan di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi remaja saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan dibandingkan sebelumnya.





Ia menilai kombinasi dugaan perundungan berkepanjangan dengan kemudahan memperoleh informasi mengenai cara membuat bahan peledak melalui internet menjadi gambaran bahwa berbagai bentuk kenakalan remaja kini berkembang menjadi perilaku berisiko tinggi yang dapat membahayakan keselamatan banyak orang.





"Perubahan tersebut harus menjadi alarm nasional bahwa sistem perlindungan anak Indonesia perlu segera beradaptasi dengan tantangan baru di era digital," ungkap Puan.





Puan menegaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap peserta didik memperoleh rasa aman selama mengikuti proses belajar.





Menurutnya, sekolah harus mampu menciptakan iklim pendidikan yang sehat sehingga peserta didik terlindungi dari praktik perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya.





"Iklim pendidikan juga harus mendapat perhatian di mana satuan pendidikan harus bisa memastikan anak mendapatkan ruang sekolah aman dan lingkungan pendidikan yang sehat. Termasuk memastikan anak terbebas dari perundungan. Sementara orangtua juga perlu melakukan pengawasan dan memperkuat ketahanan keluarga di rumah," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini