berita

Festival Tabuik Dongkrak Penumpang KA Pariaman Ekspres hingga 6.082 Orang

Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:30 WIB
Suasana penumpang KA Pariaman Ekspres yang mengalami lonjakan signifikan pada momentum Hari Asyura 1448 Hijriah dan rangkaian Festival Tabuik di Kota Pariaman. (Dok. KAI Divre II Sumbar)


Sumbardaily.com - Festival Tabuik kembali menjadi magnet bagi ribuan masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pariaman. Dampaknya tidak hanya terlihat dari ramainya kawasan wisata, tetapi juga dari melonjaknya jumlah pengguna KA Pariaman Ekspres yang mencatat angka penumpang jauh melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.





Momentum Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan rangkaian Festival Tabuik mendorong lonjakan mobilitas masyarakat menuju Pariaman.





Kondisi tersebut menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang paling diminati karena dinilai praktis, nyaman, serta mampu menghindari kepadatan lalu lintas menuju lokasi penyelenggaraan festival budaya terbesar di Sumatera Barat (Sumbar) tersebut.





Sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres setiap hari dengan total kapasitas sebanyak 4.240 tempat duduk.





Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi rel, terutama pada momentum libur serta pelaksanaan event budaya berskala besar.





“Kemarin, pada Hari Asyura 1448 Hijriah atau bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026, volume pelanggan KA Pariaman Ekspres mencapai 6.082 penumpang atau setara dengan 143 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk,” kata Reza, Jumat (26/6/2026).





Jika dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata melayani sekitar tiga ribu pelanggan setiap hari, jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat atau sekitar 103 persen.


Halaman:

Tags

Terkini