“Naik kereta itu lebih praktis. Tidak perlu khawatir terjebak macet atau mencari tempat parkir. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan sesampainya di Pariaman kami bisa langsung menikmati suasana Festival Tabuik. Menurut saya, kereta adalah pilihan terbaik saat acara besar seperti ini,” ungkap Naila.
Lonjakan penumpang pada momentum Hari Asyura semakin memperkuat posisi kereta api sebagai moda transportasi yang dipercaya masyarakat, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan wisata.
“Kami mengajak masyarakat yang ingin menyaksikan puncak Festival Tabuik pada 28 Juni 2026 untuk segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan baik dan pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan,” tutur Reza. (*)