Menurut Reza, lonjakan tersebut menunjukkan bahwa kesiapan operasional yang telah disiapkan perusahaan mampu mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat selama Festival Tabuik berlangsung.
“Peningkatan volume pelanggan ini tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas perencanaan operasional yang telah disiapkan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur dan penyelenggaraan Festival Tabuik. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” katanya.
KAI Divre II Sumbar memprediksi jumlah pelanggan kembali meningkat menjelang puncak Festival Tabuik yang akan berlangsung pada Minggu (28/6/2026). Karena itu masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan serta memesan tiket lebih awal.
Tiket KA Pariaman Ekspres dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.
Selain tarifnya yang hanya Rp5 ribu, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras juga menawarkan perjalanan yang bebas dari kemacetan.
Selama sekitar 1,5 jam perjalanan, pelanggan disuguhi panorama khas pesisir barat Sumbar berupa hamparan sawah, perkampungan, hingga pemandangan Samudra Hindia.
Keunggulan lainnya, Stasiun Pariaman hanya berjarak sekitar 200 meter dari Pantai Gandoriah yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan Festival Tabuik. Akses yang dekat tersebut membuat kereta menjadi pilihan favorit masyarakat maupun wisatawan.
Salah seorang pelanggan, Naila, wisatawan asal Kota Padang, mengaku sengaja memilih KA Pariaman Ekspres agar lebih mudah menghadiri Festival Tabuik.