berita

Gaduh Gelar Adat Minangkabau oleh Djamari Chaniago, Braditi Moulevey: Jangan Seolah Semua Orang Minang Meminta

Kamis, 12 Maret 2026 | 04:29 WIB
Perantau Minang yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo. (Dok. Tim BM)


Sumbardaily.com, Padang - Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengenai penolakannya terhadap gelar adat Minangkabau memicu respons dari berbagai kalangan.





Salah satu tanggapan datang dari tokoh Perantau Minang sekaligus Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo.





Ia menilai pernyataan yang disampaikan Djamari dalam forum pendidikan di Sespim Lemdiklat Polri perlu dipahami secara proporsional agar tidak menimbulkan kesan seolah-olah seluruh masyarakat Minangkabau terlibat dalam persoalan tersebut.





Menurutnya, sebagai bagian dari masyarakat Minang, dirinya tidak pernah merasa ataupun berpikir untuk memberikan gelar adat kepada Djamari Chaniago.





“Saya sebagai salah satu orang Minang tidak merasa dan tidak terfikirkan akan memberi gelar adat kepada bapak tersebut,” katanya, Kamis (12/3/2026).





Ia juga mengaku menyayangkan pernyataan Djamari yang meminta agar pesan penolakannya disampaikan kepada orang Minang secara umum.





“Saya sangat menyayangkan statement Pak Djamari Chaniago yang menyebut ‘Sampaikan ke orang minang, saya tidak bersedia’,” kata Braditi.


Halaman:

Tags

Terkini