Gempa susulan bisa melibatkan sesar lain
Selain terjadi pada bidang patahan utama, aktivitas gempa setelah gempa besar juga dapat melibatkan struktur sesar lain di sekitarnya. Fenomena ini dikenal sebagai off-fault seismicity.
Perubahan tegangan akibat gempa utama dapat memengaruhi struktur sesar di luar bidang patahan utama. Hal tersebut menjadi salah satu penjelasan mengapa lokasi gempa susulan tidak selalu terkonsentrasi pada satu bidang patahan.
Meski demikian, keterlibatan sesar lain tidak dapat dipastikan tanpa analisis lebih lanjut. Diperlukan pemeriksaan lokasi hiposenter, mekanisme sumber gempa, serta perubahan tegangan Coulomb untuk mengetahui hubungan antara gempa terbaru dan gempa utama.
Analisis tersebut juga diperlukan untuk memastikan apakah gempa yang terjadi masih termasuk rangkaian gempa susulan atau merupakan aktivitas dari sesar lain.
Daryono turut mengingatkan bahwa berkurangnya frekuensi gempa tidak berarti gempa susulan signifikan tidak mungkin terjadi lagi.
"Meskipun aktivitas telah memasuki fase peluruhan, kemungkinan gempa susulan yg masih terasa kuat tetap perlu diwaspadai," tulisnya.
Penjelasan itu menunjukkan bahwa fase peluruhan aktivitas gempa tidak serta-merta meniadakan kemungkinan munculnya guncangan yang cukup kuat. Oleh karena itu, setiap gempa signifikan tetap perlu dianalisis berdasarkan karakteristik sumbernya.