Di Sumbar, peluang pengembangan usaha lokal juga berjalan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api.
KAI Divre II Sumbar mencatat telah melayani 1.731.760 pelanggan sepanjang Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15,81 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika perusahaan melayani 1.495.310 pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut turut membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh konsumen dari berbagai wilayah.
Mobilitas masyarakat dapat menjadi salah satu konteks yang mendukung pengenalan potensi ekonomi daerah, termasuk melalui penguatan kualitas produk, akses pemasaran, dan jejaring usaha.
Dalam konteks pengembangan UMK, upaya memperluas pasar menjadi salah satu faktor penting agar pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang ekonomi secara lebih optimal.
Pembinaan usaha, promosi produk, dan peningkatan kapasitas menjadi bagian dari langkah untuk mendorong UMK tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing.
Reza berharap pencapaian Siti Nurbaya Food dapat menjadi motivasi bagi mitra binaan lainnya untuk terus mengembangkan produk dan meningkatkan kualitas usaha.
“Kami berharap prestasi Siti Nurbaya Food dapat menjadi inspirasi bagi UMK mitra binaan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga UMK semakin mandiri, mampu bersaing, dan memiliki kesempatan untuk menembus pasar yang lebih luas,” tutur Reza. (*)