“Kami mengapresiasi prestasi Siti Nurbaya Food yang berhasil meraih Terbaik II IHYA 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa UMK daerah memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. Bagi KAI Divre II Sumbar, keberhasilan mitra binaan merupakan salah satu hasil yang ingin terus didorong melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), agar UMK tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga semakin siap memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas usahanya,” katanya.
Selain mendorong peningkatan kualitas produk, KAI berupaya memperluas kesempatan pemasaran bagi UMK melalui keikutsertaan dalam pameran perdagangan.
Dalam TEI 2026, perusahaan memfasilitasi enam UMK mitra binaan dari berbagai wilayah operasional untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
Dari enam UMK yang mengikuti pameran tersebut, dua di antaranya merupakan mitra binaan KAI Divre II Sumbar, yakni Siti Nurbaya Food dan Nastar Mutiara.
Partisipasi dalam TEI 2026 membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli, membangun jejaring bisnis, serta mempelajari kebutuhan dan standar pasar yang lebih luas. Keikutsertaan tersebut juga memberikan peluang bagi UMK untuk menjajaki pasar ekspor.
Melalui kegiatan ini, KAI berupaya mendukung pengembangan usaha melalui perluasan akses pemasaran dan penguatan daya saing.
Tidak hanya menjadi sarana promosi, pameran perdagangan juga diharapkan mendorong pelaku UMK meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, pengelolaan usaha, serta kesiapan memenuhi kebutuhan pasar.
Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan UMK agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.