Di wilayah lain, kategori bawah normal juga mencakup banyak daerah di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sebaliknya, kategori normal dan atas normal hanya mencakup wilayah-wilayah tertentu sesuai dengan prediksi yang tercantum.
Masyarakat Perlu Memperhatikan Kondisi Wilayah Masing-Masing
Perbedaan kategori hujan pada pertengahan Oktober 2026 memperlihatkan bahwa kondisi hujan tidak selalu sama meskipun berada dalam satu provinsi atau kawasan yang berdekatan.
Di Sumbar, misalnya, Kota Padang dan sejumlah daerah lainnya diprediksi berada pada kategori normal, sedangkan Bukittinggi, Tanah Datar, Solok, dan beberapa wilayah lain masuk kategori bawah normal. Pasaman Barat berada pada kategori atas normal.
Perbandingan tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi masyarakat dalam memahami kecenderungan hujan selama periode yang diprediksi. Namun, kategori hujan berdasarkan rata-rata 30 tahun tidak memberikan kepastian mengenai cuaca pada jam atau hari tertentu.
Karena itu, informasi kategori hujan perlu dibedakan dari prakiraan cuaca harian. Prediksi kategori hujan menjelaskan perbandingan jumlah hujan terhadap rata-rata historis, sedangkan kondisi cuaca pada waktu tertentu memerlukan informasi prakiraan yang sesuai dengan tanggal dan wilayahnya.
Berdasarkan prediksi BMKG yang dikutip Minggu (11/10/2026), gambaran cuaca Sumbar pada pertengahan Oktober memperlihatkan tiga kategori utama, yakni bawah normal di 10 daerah, normal di delapan daerah, dan atas normal di Pasaman Barat. Perbedaan tersebut menjadi gambaran kondisi hujan yang perlu diperhatikan masyarakat di masing-masing wilayah. (*)