Daerah tersebut meliputi Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Kota Padang, dan Pesisir Selatan.
Kategori normal berarti jumlah hujan diperkirakan berada pada kisaran 85 hingga 115 persen dari rata-rata hujan selama 30 tahun. Artinya, curah hujan di wilayah tersebut diprediksi tidak jauh berbeda dari pola historisnya.
Masuknya Kota Padang ke kategori normal memperlihatkan bahwa prediksi hujan di Sumbar tidak sepenuhnya didominasi kondisi bawah normal. Sejumlah daerah lainnya juga diperkirakan memiliki pola hujan yang mendekati rata-rata.
Begitu pula dengan Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan yang berada dalam kategori normal, meskipun beberapa daerah lain di provinsi yang sama diprediksi mengalami hujan di bawah normal.
Perbedaan kategori tersebut menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk melihat prediksi berdasarkan wilayah, bukan menyamaratakan kondisi cuaca seluruh Sumbar.
Pasaman Barat Masuk Kategori Hujan Atas Normal
Di antara wilayah Sumbar yang tercantum dalam prediksi, Kabupaten Pasaman Barat masuk kategori hujan atas normal.
Kategori ini menggambarkan jumlah hujan sebesar 115 hingga 150 persen dibandingkan rata-rata 30 tahun. Dengan kata lain, curah hujan di Pasaman Barat diperkirakan lebih tinggi daripada kondisi rata-rata historis pada periode yang bersangkutan.