Dari Temulawak Jadi Sabun Herbal: Pemberdayaan Perempuan di Seberang Padang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:33 WIB




Kelompok perempuan yang terlibat mendapatkan pengalaman mulai dari mengenal potensi temulawak, mengetahui kandungan dan manfaatnya, memahami aspek keamanan bahan, mempraktikkan pengolahan menjadi sabun cair, hingga menanam kembali bibit temulawak di lingkungan masyarakat.





Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan berbasis tanaman herbal dapat dilakukan melalui rangkaian kegiatan yang saling berkaitan. Pengetahuan diberikan melalui penyuluhan, keterampilan diperoleh melalui praktik, sementara keberlanjutan bahan baku didorong melalui penanaman bibit di taman TOGA.





Temulawak pun tidak hanya ditempatkan sebagai tanaman obat yang tumbuh di lingkungan masyarakat. Tanaman tersebut mulai diarahkan menjadi bagian dari pemberdayaan perempuan, edukasi kesehatan keluarga, pemanfaatan bahan lokal, serta peluang pengembangan ekonomi kreatif.





Kehadiran Dasawisma Temulawak juga menjadi bagian dari upaya agar pengetahuan dan pemanfaatan tanaman herbal dapat berkembang di tingkat masyarakat. Dengan adanya kelompok dan taman TOGA, temulawak diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tanaman, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh warga.





Dari tanaman yang tersedia di lingkungan masyarakat, lahir pengetahuan mengenai tanaman herbal, keterampilan membuat produk, pengalaman melakukan budidaya, serta pembentukan kelompok yang diarahkan untuk menggerakkan pemanfaatan tanaman herbal secara berkelanjutan.





Temulawak yang tumbuh dari tanah lokal pada akhirnya diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Tanaman tersebut menjadi titik awal untuk mempertemukan pengetahuan, keterampilan, pemberdayaan perempuan, edukasi kesehatan keluarga, pemanfaatan bahan lokal, dan peluang pengembangan ekonomi kreatif. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X