Sempat Naik pada 2024, Kemiskinan Tanah Datar Kini Turun Jadi 3,59 Persen

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:08 WIB
Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi., di Aula Bappedalitbang pada Jumat (2/10/2026). (Foto: Pemkab Tanah Datar)
Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi., di Aula Bappedalitbang pada Jumat (2/10/2026). (Foto: Pemkab Tanah Datar)


Sumbardaily.com - Angka kemiskinan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sempat naik pada 2024. Namun setahun kemudian, persentasenya justru turun cukup signifikan hingga mencapai 3,59 persen.





Perubahan tersebut menjadi salah satu catatan dalam Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Tanah Datar 2025-2029. Data itu menunjukkan tingkat kemiskinan Tanah Datar turun dari 4,28 persen pada 2024 menjadi 3,59 persen pada 2025.





Penurunan tersebut sekaligus membuat tingkat kemiskinan Tanah Datar berada di bawah rata-rata Sumatera Barat dan nasional. Pada 2025, rata-rata tingkat kemiskinan Sumatera Barat tercatat 5,35 persen, sedangkan angka nasional mencapai 8,47 persen.





Capaian itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi., di Aula Bappedalitbang pada Jumat (2/10/2026).





Namun, perjalanan angka kemiskinan Tanah Datar tidak selalu turun setiap tahun.





Pada 2021, tingkat kemiskinan daerah tersebut masih berada di angka 4,54 persen. Kemudian pada 2022, angkanya turun menjadi 4,26 persen.





Penurunan berlanjut pada 2023. Saat itu, tingkat kemiskinan tercatat 4,16 persen.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X