Penumpang Domestik BIM Turun, Penerbangan Internasional Sumbar Justru Naik

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 17:05 WIB
Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Foto: Istimewa)
Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Foto: Istimewa)




Peningkatan ekspor terutama didorong sektor industri pengolahan yang mengalami pertumbuhan sebesar 22,61 persen.





Sepanjang Januari-Agustus 2026, India menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Barat dengan nilai US$493,73 juta. Berikutnya Pakistan sebesar US$419,98 juta dan Tiongkok sebesar US$382,91 juta.





Dua negara lainnya dalam lima besar tujuan ekspor Sumatera Barat adalah Bangladesh dengan nilai US$257,77 juta dan Mesir sebesar US$181,84 juta.





Dari sisi komoditas, ekspor Sumatera Barat didominasi tiga kelompok utama. Golongan Lemak & Minyak Hewan/Nabati atau HS 15 memberikan share sebesar 86,46 persen.





Kemudian Berbagai Produk Kimia atau HS 38 memberikan share 3,72 persen. Sementara Karet dan Barang dari Karet atau HS 40 memberikan share 2,76 persen.





Impor melonjak 123,86 persen





Berbeda dengan ekspor yang meningkat 19,55 persen, nilai impor Sumatera Barat mengalami kenaikan jauh lebih besar secara persentase.





Nilai impor Sumatera Barat sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai US$784,48 juta. Jumlah tersebut meningkat 123,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X