Pada Agustus 2026, jumlah perjalanan wisnus yang bertujuan ke kabupaten dan kota di Sumatera Barat tercatat sebanyak 1,90 juta perjalanan. Angka itu turun 11,28 persen dibandingkan Juli 2026.
Penurunan tersebut terjadi secara bulanan. Namun, apabila dihitung secara kumulatif sejak Januari hingga Agustus 2026, jumlah perjalanan wisnus justru menunjukkan pertumbuhan.
Selama delapan bulan pertama 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 16,20 juta perjalanan. Angka tersebut meningkat 3,70 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
"Secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 16,20 juta perjalanan, naik 3,70 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025," dikutip dari BPS Sumbar, Jumat (2/10/2026).
Data tersebut memperlihatkan pergerakan wisata domestik Sumatera Barat masih tumbuh jika dibandingkan secara tahunan. Meski pada Agustus terjadi penurunan jumlah perjalanan dibandingkan Juli, capaian kumulatif tetap berada di atas periode yang sama tahun sebelumnya.
Okupansi Hotel Turun pada Agustus
Perkembangan pariwisata juga tercermin dari tingkat penghunian kamar (TPK) hotel. Pada Agustus 2026, tingkat hunian hotel berbintang di Sumatera Barat tercatat sebesar 50,08 persen.
Angka tersebut turun 1,78 poin persentase dibandingkan Juli 2026. Pada bulan sebelumnya, TPK hotel klasifikasi bintang tercatat sebesar 51,86 persen.
Penurunan juga terjadi pada hotel klasifikasi nonbintang. Pada Agustus 2026, TPK hotel nonbintang tercatat sebesar 16,87 persen. Angka itu turun 2,66 poin persentase dibandingkan Juli 2026.