"Kita ingin api ini terus menyala. Api ini kita jaga bersama sebagai simbol semangat untuk menyukseskan PORPROV Sumatera Barat," ujar Hamdanus.
Hamdanus juga menyebut Api PORPROV sebagai simbol yang menghubungkan 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Makna tersebut, menurut dia, tidak berhenti pada seremoni pembukaan, tetapi diharapkan menjadi bagian dari perjalanan olahraga Sumatera Barat ke depan.
"Api ini adalah api yang mempersatukan 19 kabupaten dan kota. Kita ingin api ini kita jaga, jangan sampai padam. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk perjalanan olahraga Sumatera Barat ke depan," kata Hamdanus.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Barat, para kepala daerah se-Sumatera Barat, serta tamu undangan yang hadir dalam prosesi pengambilan Api PORPROV di Nagari Tuo Pariangan.
Menurut Abdurrahman Hadi, pemilihan Pariangan sebagai lokasi pengambilan api berkaitan dengan sejarah dan budaya yang melekat pada kawasan tersebut.
"Prosesi ini merupakan penghormatan terhadap sejarah, akar budaya, dan nilai-nilai luhur yang ada di Pariangan," ujar Abdurrahman Hadi.
Ia mengatakan pengambilan Api PORPROV sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan olahraga. Momentum tersebut juga dinilai dapat memperkenalkan Nagari Pariangan kepada masyarakat yang lebih luas.
"Api yang diambil dari Pariangan diharapkan membawa semangat pantang menyerah, sportivitas, persatuan, dan kesadaran bersama," ujarnya.