Ia menilai kerja sama antara BPS, Diskominfotik, dan perangkat daerah merupakan bagian penting dalam membangun ketersediaan data yang berkualitas. Kolaborasi tersebut juga dibutuhkan agar data yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui workshop tersebut, perangkat daerah diharapkan semakin memahami kedudukannya sebagai produsen data. Pemahaman itu diharapkan diikuti dengan kemampuan menghasilkan data sektoral yang lengkap, berkualitas, konsisten, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Penguatan kapasitas kelembagaan menjadi bagian penting karena kualitas data pembangunan tidak hanya bergantung pada proses pengumpulan informasi. Data juga harus dikelola secara baik agar dapat digunakan secara tepat ketika pemerintah membutuhkan informasi untuk mengambil keputusan.
Dalam konteks pembangunan daerah, keberadaan data sektoral yang berkualitas memungkinkan pemerintah memiliki dasar informasi yang lebih jelas dalam menyusun perencanaan. Data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan kebijakan, pengendalian pelaksanaan pembangunan, serta evaluasi terhadap program yang telah dijalankan.
Karena itu, penguatan statistik sektoral di Sumatera Barat diarahkan untuk membangun sistem data yang tidak berjalan secara terpisah di masing-masing perangkat daerah. BPS, Diskominfotik, dan OPD sebagai produsen data didorong terlibat dalam satu ekosistem yang mendukung ketersediaan informasi pembangunan.
Dengan ekosistem tersebut, data pembangunan diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik, lengkap, konsisten, terstandar, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kondisi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan data yang tersedia benar-benar memiliki manfaat dalam proses pembangunan.
Pada akhirnya, penguatan penyelenggaraan statistik sektoral ditujukan untuk menghasilkan data pembangunan yang berkualitas. Data tersebut kemudian diharapkan mampu menjadi dasar bagi kebijakan yang tepat serta mendukung pembangunan yang semakin berdampak bagi masyarakat Sumatera Barat. (*)