Cuaca Ekstrem Intai Dharmasraya 3 Hari, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 30 September 2026 | 07:04 WIB
Ilustrasi Cuaca. (Foto: Sumbar Daily)
Ilustrasi Cuaca. (Foto: Sumbar Daily)



Selain meminta jajaran pemerintahan di tingkat wilayah memperkuat pemantauan, Pemkab Dharmasraya juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing. Warga yang berada di kawasan rawan bencana diminta memperhatikan tanda-tanda yang dapat mengindikasikan terjadinya bencana.





“Kenali kondisi lingkungan sekitar dan daerah yang rawan bencana. Apabila terjadi peningkatan debit atau tinggi muka air sungai, maupun muncul tanda-tanda longsor, segera mengambil langkah pengamanan dan mencari tempat yang aman serta mengikuti arahan petugas,” ujar Medison.





Dharmasraya Masuk Kategori Waspada





Peringatan mengenai potensi cuaca ekstrem tersebut dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer. Dalam analisis tersebut, BMKG mendeteksi sejumlah pola gangguan cuaca yang sedang aktif di wilayah Sumatera Barat.





Beberapa pola yang teridentifikasi meliputi Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, daerah pertemuan arus atau konvergensi, serta belokan angin atau shearline.





Dalam peringatan dini tersebut, Kabupaten Dharmasraya termasuk wilayah yang berada dalam kategori Waspada. Artinya, kondisi tersebut menjadi perhatian sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi cuaca ekstrem yang telah diinformasikan.





Selain Dharmasraya, sejumlah daerah lain di Sumatera Barat juga tercatat berada dalam kategori Waspada. Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Padang Panjang, Pasaman, Limapuluh Kota, Sawahlunto, Sijunjung, Kabupaten Solok dan sekitarnya.





Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya masuk kategori Siaga. Daerah yang berada dalam kategori tersebut adalah Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Agam, dan Pesisir Selatan.





Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) secara umum. Khusus di Dharmasraya, pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama periode 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X