Produksi Padi Pessel Baru 160 Ribu Ton, Masih Kejar Target 193 Ribu Ton Tahun Ini

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 26 September 2026 | 16:08 WIB
Ilustrasi petani menyemprotkan racun untuk membasmi hama tikus (Foto: Dok Istimewa)
Ilustrasi petani menyemprotkan racun untuk membasmi hama tikus (Foto: Dok Istimewa)



Penguatan sarana tersebut dirancang tidak hanya untuk satu tahap kegiatan. Dukungan diharapkan dapat mencakup proses sejak pengolahan lahan, kegiatan prapanen, hingga penanganan hasil setelah panen.





Dengan pola tersebut, program Nagari Kanyang tidak semata-mata diarahkan untuk meningkatkan luas tanam dan mengejar jumlah produksi gabah. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat sehingga ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan secara berkelanjutan.





“Ketika produksi meningkat, sarana petani semakin baik dan pengelolaan dari prapanen sampai pascapanen semakin optimal, tentu ketahanan pangan semakin kuat. Ini yang terus kita dorong melalui Nagari Kanyang,” pungkasnya. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X