Penguatan sarana tersebut dirancang tidak hanya untuk satu tahap kegiatan. Dukungan diharapkan dapat mencakup proses sejak pengolahan lahan, kegiatan prapanen, hingga penanganan hasil setelah panen.
Dengan pola tersebut, program Nagari Kanyang tidak semata-mata diarahkan untuk meningkatkan luas tanam dan mengejar jumlah produksi gabah. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat sehingga ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
“Ketika produksi meningkat, sarana petani semakin baik dan pengelolaan dari prapanen sampai pascapanen semakin optimal, tentu ketahanan pangan semakin kuat. Ini yang terus kita dorong melalui Nagari Kanyang,” pungkasnya. (*)