Prabowo Bentuk BPGMN, Gandeng Ilmuwan Cegah Karhutla di 6 Provinsi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 26 September 2026 | 07:09 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)




Namun, pencegahan karhutla yang dibahas dalam pertemuan itu tidak hanya mengandalkan teknologi. Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan presisi berbasis desa.





Dalam skema tersebut, masyarakat desa ditempatkan sebagai bagian penting dalam pencegahan kebakaran. Hal itu berkaitan dengan kedekatan masyarakat terhadap sumber daya yang berada di lingkungan mereka.





Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) juga menjadi bagian dari pendekatan tersebut.





“Pak Presiden juga menegaskan bahwa pendekatan pencegahan ke depan itu berbasis pada pencegahan presisi berbasis desa. Jadi pencegahan presisi berbasis desa itu menunjukkan bahwa Presiden percaya masyarakat desa memiliki sense of belonging yang sangat tinggi terhadap sumber daya yang ada di sekitarnya,” katanya.





Selain teknologi dan keterlibatan masyarakat, diskusi tersebut turut membahas solusi untuk menghadapi karhutla dari sisi teknis. Beberapa teknologi yang dibicarakan meliputi water injection, penggunaan pompa di tingkat desa, serta bahan alternatif yang dapat digunakan dalam pemadaman.





Pembahasan juga diperluas pada persoalan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hidrologi gambut. Arif menyebut aspek mata pencaharian perlu ikut diperhatikan karena jumlah masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut mencapai 41 juta orang.





"Jadi solusi ekonomi berkaitan dengan karena 41 juta masyarakat hidup di sekitar kawasan hidrologi gambut, sehingga kita juga perlu memikirkan mata pencaharian jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang," tuturnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X