Pemerintah Pastikan Penanganan Berlanjut ke Tahap Pemulihan
Kunjungan Gibran ke sejumlah titik terdampak di Kabupaten Solok menunjukkan penanganan bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemerintah juga mulai memastikan kebutuhan pemulihan warga dapat dipetakan melalui pendataan kerusakan dan kerugian.
Rumah yang terdampak, lahan pertanian, hewan ternak, hingga dokumen kependudukan menjadi bagian dari persoalan yang perlu ditangani. Untuk rumah warga yang tidak lagi dapat ditempati, pemerintah memastikan akan dilakukan pembangunan kembali dengan lokasi yang ditentukan Bupati Solok di tempat yang lebih aman.
Sementara itu, kebutuhan administrasi masyarakat juga diminta segera dikoordinasikan pemerintah daerah. Penanganan KK, KTP, dan dokumen administrasi lainnya diperlukan bagi warga yang dokumennya hilang atau rusak akibat bencana.
Selama proses tersebut berlangsung, keselamatan warga tetap menjadi prioritas. Pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat di pengungsian juga menjadi bagian utama penanganan pada masa tanggap darurat.
Gibran turut memastikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berkoordinasi agar penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, Kepala BNPB Suharyanto, serta segenap jajaran Forkopimda Provinsi Sumbar dan Kabupaten Solok. (*)