Warga diminta menyampaikan kondisi kerusakan yang mereka alami kepada petugas agar seluruh dampak bencana dapat tercatat. Data tersebut menjadi bagian dari proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak.
KK dan KTP Warga Terdampak Ikut Jadi Perhatian
Persoalan yang dihadapi warga setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan kerusakan tempat tinggal dan sumber penghidupan. Gibran juga menyoroti kemungkinan hilang atau rusaknya dokumen kependudukan akibat galodo.
Karena itu, pemerintah daerah diminta mengoordinasikan pengurusan kembali dokumen administrasi masyarakat yang terdampak. Kartu keluarga (KK), KTP, serta dokumen administrasi lainnya perlu segera ditangani agar warga tidak mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan administrasi setelah bencana.
"Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya," tambah Gibran.
Arahan tersebut menjadi bagian dari penanganan warga secara menyeluruh. Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut tempat tinggal dan fasilitas fisik, tetapi juga kebutuhan administrasi masyarakat yang terdampak.
Galodo Arosuka Sebabkan Dua Orang Meninggal
Galodo menerjang wilayah Arosuka pada Senin malam (21/9/2026). Bencana tersebut terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Akibat bencana itu, dua orang meninggal dunia. Pemerintah daerah bersama unsur terkait lainnya hingga Jumat (25/9/2026) masih melakukan berbagai langkah penanganan darurat di wilayah terdampak.