Penanganan kemudian diperkuat melalui pengerahan tahap kedua. Armada tambahan tiba di lokasi pada pukul 23.54 WIB untuk mendukung proses pembersihan material yang lebih tebal serta bongkahan keras yang berada di kawasan terdampak.
Pada tahap kedua tersebut, perusahaan mengerahkan dua unit Breaker PC 200, tiga unit Exca Bucket, enam unit Dump Truck (DT), dan satu Water Tank.
Pengerahan sejumlah alat berat tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pembersihan material banjir bandang sehingga kondisi kawasan dapat segera ditangani dan aksesibilitas masyarakat berangsur pulih.
Bantuan Dipusatkan di Arosuka
Penyaluran bantuan dan dukungan alat berat dipusatkan di Kompleks Perkantoran dan Perumahan Arosuka, Kabupaten Solok. Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang mengalami dampak cukup parah akibat luapan air serta timbunan material yang terbawa banjir.
Dalam pelaksanaan penanganan bencana, Hutama Karya Grup melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, pemerintah daerah setempat, serta para pemangku kepentingan terkait.
Koordinasi dilakukan agar pengerahan armada maupun distribusi bantuan logistik dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, dukungan yang diberikan diharapkan dapat tepat sasaran sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan terdampak.
Kehadiran tim tanggap darurat dan pengerahan armada alat berat tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung proses pemulihan pascabencana. Selain membantu membersihkan material banjir, penyaluran paket pangan juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.
Komitmen tanggap bencana yang dijalankan Hutama Karya Grup turut mempertegas peran perusahaan di bawah naungan PT Hutama Karya (Persero) dan PT Danantara Asset Manajemen (Persero) dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.