Respons BIM Soal Ganti Nama jadi Bandara Syekh Burhanuddin

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 24 September 2026 | 20:16 WIB
General Manager Bandara Internasional Minangkabau (GM BIM), Dony Subardono. (Dok. Sumbar Daily)
General Manager Bandara Internasional Minangkabau (GM BIM), Dony Subardono. (Dok. Sumbar Daily)



Ia dikenal sebagai salah satu ulama besar yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan Islam di wilayah tersebut.





Syekh Burhanuddin diketahui berasal dari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman.





Ia dikenal sebagai ulama sufi sekaligus pengamal Tarekat Syattariyah yang berperan dalam perkembangan pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat Minangkabau.





Salah satu peninggalan penting dari kiprahnya adalah pengembangan surau. Tempat tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang menjadi pusat pendidikan dan kegiatan keagamaan.





Jejak tersebut membuat nama Syekh Burhanuddin tetap dikenal hingga sekarang, khususnya di Sumatera Barat.





Jika usulan tersebut terealisasi, penggunaan nama Syekh Burhanuddin pada bandara diharapkan dapat memperluas pengenalan sejarah Padang Pariaman.





Sebagai salah satu pintu masuk menuju Sumbar, Bandara dinilai memiliki ruang strategis untuk memperkenalkan tokoh sejarah tersebut kepada masyarakat dari berbagai daerah.





Namun, perubahan nama BIM tidak dapat dilakukan secara langsung. Pemkab Padang Pariaman masih harus menempuh sejumlah tahapan sebelum proposal tersebut disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X