Mycovirus menawarkan pendekatan yang berbeda. Virus tertentu dapat melemahkan jamur penyebab penyakit sehingga daya rusaknya berkurang secara alami.
Fenomena tersebut dikenal sebagai hypovirulence. Fenomena ini telah dibuktikan pada berbagai jamur patogen penting dan membuka peluang strategi pengendalian penyakit yang lebih ramah lingkungan.
Salah satu contohnya adalah Cryphonectria hypovirus 1 (CHV1) yang menginfeksi jamur patogen Cryphonectria parasitica. Virus tersebut dapat menyelamatkan pohon kastanye di Eropa dan Amerika.
Contoh lain adalah Yadokarivirus. Virus ini memiliki karakteristik unik karena tidak mempunyai lapisan pelindung atau kapsid seperti virus pada umumnya.
Untuk bertahan hidup dan berkembang biak, Yadokarivirus meminjam lapisan pelindung dari virus lain yang menginfeksi jamur yang sama.
Akibatnya, siklus hidup Yadokarivirus sangat bergantung pada virus partner tersebut. Interaksi itu juga memengaruhi kelangsungan hidup virus yang dipinjam lapisannya serta memengaruhi aktivitas infeksinya.
Mycovirus Mulai Dilirik di Bidang Kesehatan
Potensi mycovirus tidak berhenti pada sektor pertanian. Penelitian mutakhir juga mulai melihat kemungkinan pemanfaatannya dalam bidang kesehatan.