"Yang menarik, seluruh kegiatan ini tumbuh secara mandiri dengan memberdayakan masyarakat sekitar dan memberikan manfaat ekonomi bagi nasabah, termasuk melalui konversi tabungan sampah untuk membantu pembayaran PBB," tambahnya.
Tabungan Sampah Bisa Dikonversi untuk PBB
Bank Sampah Pondok Permai mengembangkan sejumlah program unggulan sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan di tingkat masyarakat. Salah satunya adalah layanan konversi tabungan sampah untuk pembayaran PBB.
Melalui inovasi tersebut, nasabah aktif dapat memanfaatkan saldo tabungan sampah yang dimiliki untuk dikonversikan menjadi rupiah. Nilai tersebut kemudian dapat digunakan untuk membantu melunasi atau memotong tagihan PBB.
Dengan demikian, aktivitas memilah dan menabung sampah tidak hanya memberikan dampak terhadap pengurangan sampah, tetapi juga memiliki manfaat langsung dalam memenuhi kebutuhan pembayaran masyarakat.
Selain itu, Bank Sampah Pondok Permai mengembangkan pengolahan sampah organik melalui taman biopori dan komposter. Bahan yang diolah berasal dari sisa makanan rumah tangga maupun pasokan dari Lembaga Pengelola Sampah (LPS).
Pengelolaan tersebut juga menghasilkan cairan multiguna ecoenzym sebagai salah satu bentuk pemanfaatan sampah organik.
Program lainnya berupa pengembangan produk kreatif dan daur ulang. Bank Sampah Pondok Permai memproduksi sabun rumah tangga serta berbagai kerajinan tangan, termasuk tas. Berbagai produk tersebut dibuat dari kegiatan pengolahan dan daur ulang sehingga memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi.
Libatkan LPS hingga PT Semen Padang
Pengelolaan sampah di Bank Sampah Pondok Permai juga dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Bank sampah tersebut menjalin kolaborasi aktif bersama LPS, khususnya dalam pengangkutan dan pengolahan sampah.