Deki mengatakan dukungan anggaran tersebut digunakan untuk memaksimalkan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh. Perbaikan diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan.
"Melalui dukungan anggaran TKD sekitar Rp30 miliar, kami berupaya memaksimalkan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan," ungkapnya.
Program perbaikan 31 ruas jalan tersebut menjadi bagian dari agenda Pemko Pariaman dalam meningkatkan kualitas konektivitas wilayah. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap selama periode Agustus hingga November 2026.
Salah satu hasil yang telah terlihat adalah pembenahan ruas Simpang Rel Kereta Api Desa Kampung Baru menuju Simpang Masjid Nurul Islam Kelurahan Jalan Kereta Api. Jalan sepanjang sekitar 800 meter yang sebelumnya hampir satu dekade tidak diperbaiki kini telah selesai diaspal.
Pemko Pariaman menempatkan perbaikan akses jalan tersebut tidak hanya sebagai pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Pemerataan pembangunan infrastruktur juga menjadi tujuan dari dukungan anggaran TKD sekitar Rp30 miliar yang disiapkan untuk program tersebut. (*)