Update Karhutla: 1.323 Hotspot Terdeteksi, Sumatera Selatan Capai 112 Titik

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 21 September 2026 | 07:04 WIB
Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan. (Foto: Kemenhut)
Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan. (Foto: Kemenhut)



Kondisi karhutla karena itu tidak cukup dinilai hanya dari jumlah hotspot. Pemerintah juga memantau kondisi api di lapangan, konsentrasi partikulat, sebaran asap, arah angin, kelembapan, potensi hujan, serta jarak pandang.





Kabut asap masih memengaruhi aktivitas di sejumlah wilayah Kalimantan. Pada Sabtu (19/9), jarak pandang di Palangka Raya sempat turun hingga sekitar 350 meter pada pagi hari. Kondisi tersebut berdampak terhadap aktivitas penerbangan.





Jarak pandang kemudian berangsur membaik, tetapi pengaruh asap masih terpantau. Sementara itu, di Pontianak, jarak pandang pada periode pengamatan juga sempat berada di bawah satu kilometer akibat asap.





Perubahan jarak pandang berlangsung dinamis. Kondisinya dapat dipengaruhi konsentrasi asap, arah dan kecepatan angin, kelembapan, hujan, serta perkembangan kebakaran.





Faktor tersebut sekaligus menjadi pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan operasi udara. Keselamatan penerbangan menjadi bagian penting sebelum armada dikerahkan untuk melakukan patroli maupun water bombing.





Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap untuk terus mengikuti informasi mengenai kondisi udara dan arahan pemerintah daerah.





Jika kualitas udara memburuk, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker juga dianjurkan apabila masyarakat harus beraktivitas di luar.





Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit kronis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X