"Pengeluaran rumah tangga untuk pemenuhan pangan cukup besar. Melalui urban farming, ASN dan masyarakat dapat menekan pengeluaran harian secara signifikan, sekaligus meningkatkan status gizi keluarga melalui konsumsi sayur sehat dari kebun sendiri," jelas Tedy.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan instruksi Sekda Rida Ananda kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah. Mereka diminta melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman secara berkala.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut program agar penanaman yang telah dimulai tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Ke depan, gerakan Petani Berdasi diharapkan berkembang lebih luas hingga ke pekarangan rumah warga. Pemko Payakumbuh menargetkan semangat tersebut dapat menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus menghadapi gejolak inflasi di daerah. (*)