"Kami meminta kepada rekan-rekan TTI dan TTL bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara dengan sistem e-voting berjalan transparan di masing-masing TPS," katanya.
Selain persoalan teknis, kesehatan petugas juga menjadi perhatian. Doddy mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar menjaga kondisi tubuh selama menjalankan tugas di lapangan.
"Semoga Allah Swt. memberkahi kegiatan Pemilihan Wali Nagari Tahun 2026," ujarnya.
Diminta Jaga Kondusivitas
Sementara itu, Bupati Yulianto mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar tetap menjaga profesionalitas, tanggung jawab, dan suasana kondusif selama seluruh tahapan Pilwana berlangsung.
Ia meminta petugas tidak mudah terpancing oleh hal-hal yang berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilihan. Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran Pilwana Serentak 2026.
"Jangan sampai terpancing hal-hal yang justru merusak suasana Pilwana. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Kita juga sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum agar pelaksanaan Pilwana benar-benar berjalan sukses dan lancar. Ini adalah tugas mulia," tegasnya.
Plt. Kepala DPMN Pasaman Barat Syaikul Putra menambahkan, pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 tidak berhenti pada pemungutan suara yang dimulai 17 September.