Sumbardaily.com - Penantian masyarakat di sejumlah nagari di Kabupaten Pasaman Barat untuk memiliki wali nagari definitif memasuki babak baru. Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 mulai digelar Kamis (17/9/2026), setelah seluruh persiapan dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat selama kurang lebih satu tahun.
Untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar, sebanyak 15 orang Tim Teknis IT (TTI) dan 60 orang Tim Teknis Lapangan (TTL) dilepas untuk bertugas di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mereka akan membawa sekaligus mengoperasikan perangkat e-voting yang digunakan dalam Pilwana Serentak 2026.
Pelepasan tim teknis tersebut dilakukan Bupati Pasaman Barat Yulianto di halaman Kantor Bupati, Rabu (16/9). Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, Asisten III Harlina Syahputri, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Syaikul Putra, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, pelaksanaan Pilwana kali ini bukan sekadar tahapan pemilihan. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan kepastian kepemimpinan di tingkat nagari, terutama bagi masyarakat yang selama beberapa waktu berada di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Wali Nagari.
Yulianto mengatakan seluruh tahapan Pilwana telah dipersiapkan secara bertahap selama sekitar satu tahun. Ia pun menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang ikut memastikan agenda tersebut dapat terlaksana sesuai ketentuan.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Wakil Bupati, Sekda, para asisten, Bagian Hukum, seluruh panitia, serta pihak terkait yang telah bekerja keras. Alhamdulillah, setelah melalui proses persiapan kurang lebih satu tahun, insyaallah besok Pilwana mulai kita laksanakan," ujar Yulianto.
Menurut Yulianto, keberadaan wali nagari definitif diharapkan membawa kepastian dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nagari. Hal itu dinilai penting karena sejumlah nagari sebelumnya dipimpin oleh Pj. Wali Nagari.